Larangan Penggunaan Alat Tangkap Berdampak Pada Nelayan Jateng

Januari 19, 2015

Dikeluarkannya peraturan menteri Kelautan Nomor 2/Permen-KP/2015 tentang larangan penggunan alat penangkapan ikan pukat hela ( trawls ) dan Pukat Tarik ( Seine Nets ) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia. Dalam peraturan ini setiap orang dilarang menggunakan yang berarti hampir 70% nelayan Jateng akan terkena dampaknya. Karena nelayan pantura Jateng hingga saat ini masih menggunakan alat tangkap secara turun temurun seperti yang dilarang saat ini. Alat alat tangkap yang sebagian besar masih digunakan adalah jenis pukat hela dasar, pukat hela pertengahan, pukat hela kembar berpapan, pukat tarik pantai, pukat tarik berkapal. Pukat tarik berkapal ini yang banyak digunakan mayoritas nelayan yaitu dogol, scottish seines, pair seines, payang, cantrang dan lampara dasar.

Dengan adanya larangan tersebut seharusnya juga disiapkan bantuan pada nelayan tersebut untuk mengganti peralatan yang digunakan sebelumnya. Serta diperlukan kebijakan kebijakan yang mendukung pemberdayaan serta kemudahan akses pembiayaan. Apabila ini tidak dilakukan tentu akan berdampak terhadap perekonomian Jateng. Sebagian besar nelayan yang berada di Pantura Jateng masih berlayar dengan peralatan tradisional. Guna untuk mendukung kemaritiman sektor ini harus menjadi perhatian bersama antara pemerintah pusat dengan pemerintah di daerah.

2013 in review

Januari 6, 2014

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

A San Francisco cable car holds 60 people. This blog was viewed about 2,000 times in 2013. If it were a cable car, it would take about 33 trips to carry that many people.

Click here to see the complete report.

Perhatian Presiden Pada KUR

Januari 14, 2013

Ketika Presiden SBY melakukan blusukan ke kampong Naga Tangerang beberapa waktu lalu dan mampir ke Teras BRI serta berbincang bincang dengan karyawan Bank tersebut menanyakan KUR. Alhasil Presiden prihatin serapan KUR kurang bahkan warga kurang mengenal KUR. Berbicara soal KUR yang namanya omelan dan umpatan orang yang mau akses pendanaan melalui KUR sudah ada sejak diluncurkan program tersebut. Sekarang Bapak Presiden baru tahu sendiri penyerapan program tersebut. Namun bila pihak perbankan tentu akan membela diri bahwa telah menyalurkan program KUR dengan nilai sekian milyar. Program KUR bermaksud bagus tetapi implementasi di lapangan masih banyak warga enggan mengambil KUR karena persyaratan dan bunganya sama dengan perbankan umumnya. Kondisi ini menjadi peluang lembaga keuangan lain dalam melayani pengusaha kecil yang belum bankable. Bahkan mereka berharap usaha kecil jangan sampai bankable nanti akan lari sebagai nasabahnya dan beralih ke perbankan.

Madagaskar Tertarik Jalin Hubungan Dagang

November 26, 2012

Kunjungan delegasi dari Madagaskar tertarik menjalin bisnis dengan pengusaha di Jawa Tengah. Produk yang mereka inginkan adalah sabun, minyak goreng dan produk tekstil harga murah. Kunjungannya ke Semarang mampir melihat lihat produk minyak goreng. Selama di Semarang industri yang mereka lihat adalah industri kaca dan industri minyak goreng. Produk produk pertanian juga mereka minati terutama beras.

Mesin Pemotong Tempurung Kelapa

November 22, 2012

Sutarko dari Wonopringgo Kabupaten Pekalongan mencoba inovasi mesin pemotong tempurung kelapa bentuk kotak untuk membuat mosaik dan kerajinan tas. Hasil karya Sutarko ini lebih banyak diarahkan untuk urusan seputar batok kelapa. Dari batok kelapa ini menghantarkan menjadi beberapa juara baik ditingkat lokal maupun nasional. Inilah mesin temuan terakhir untuk memotong batok menjadi berbentuk kotak.

Perangkap Hama Serangga Tenaga Angin

November 21, 2012

Perangkap hama serangga tenaga angin hasil karya karya Ahmad Jahidi dari Desa Siasem Wanasari Brebes merupakan salah satu kreativitas guna mengatasi masalah serangga yang mengganggu tanaman petani bawang merah di Brebes. Fungsi alat ini adalah sebagai energi listrik dari tenaga angin, dimana alat ini dapat digunakan sebagai sumber energi listrik yang menyalakan lampu sebagai perangkap serangga di sawah. Alat ini ampuh sebagai pengendali populasi kupu yang bertelur dan menjadi ulat yang menyerang tanaman bawang merah.

Apresiasi Untuk Pemerintah

April 2, 2012

Pada akhirnya pemerintah mau mendengar suara rakyatnya, setelah demo mahasiswa yang benar benar mewakili aspirasi sebagian besar rakyat untuk BBM tidak naik. Apresiasi patut kita berikan pada pemerintah dalam hal ini diwakili oleh Menteri Keuangan. Rakyat juga ikut sidang paripurna DPR yang mewakili fraksi televisi disamping fraksi balkon yang dapat secara langsung mengikuti di gedung DPR. Ada kekeliruan disini dalam mengkomunikasikan terkait subsidi. Belum adanya edukasi apalagi contoh kongkrit perilaku para pejabat yang mencerminkan bahwa harta kebendaan merupakan prestise bagi mereka. Sedangkan rakyat kecil dari pegawai swasta hingga petani mengalami perjuangan sendiri dalam mencukupi kebutuhannya. Beda dengan para pegawai negeri dalam hal membuat program dan kegiatannya uang anggaran sudah tersedia. Hal hal seperti inilah yang perlu mendapatkan perhatian lebih. Fungsi komunikasi dan penerangan pada rakyat harus benar benar pas agar kebijakan yang akan diambil resikonya dapat diminimalkan. Sekali lagi pemerintah perlu mendapat apresiasi atas mau nya mendengar keluhan keluhan rakyatnya.

BBM Batal Naik

Maret 29, 2012

Rencana pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak nampaknya harus ditunda dulu. Bilamana tidak memperhatikan suara rakyat yang diwakili demonstrasi akhir akhir ini. Lambat laun demonstrasi akan berlanjut terus yang mengakibatkan situasi tambah gawat. Pada malam ini tentu presiden sudah mendengar dan diskusi dengan menterinya langkah terbaik untuk Indonesia. Pilihan yang tepat adalah dengan lapang dada dan mengakui penundaan harus dilakukan. Selanjutnya opsi pembatasan akan lebih kecil resikonya. Daripada situasi menjadi gawat, ribut sesama saudara sendiri lebih baik menunda kenaikan menjadi pembatasan subsidi bagi mobil mobil mewah. Karena banyak mobil mewah seperti mercy, alphard, BMW mengisinya BBM nya premium sama seperti angkot. Walaupun ini situasi sulit rakyat sudah auto pilot. Pemerintah tidak usah khawatir akan jebol APBN nya. BBM naik pun yang di untungkan hanya PNS bukan rakyat kecil. Rakyat kecil gaji mau naik dari mana, yang penting situasi aman rakyat bisa usaha dengan nyaman. Dari alasan alasan ini yang sering mengemuka dalam pembicaraan rakyat kecil, dipastikan BBM batal dinaikkan.

KUR Jadi Beban

Desember 17, 2010

Penyaluran KUR kepada usaha usaha produktif belum maksimal atau belum sesuai yang diharapkan oleh pemerintah. Walaupun ada peningkatan jumlah besaran kredit yang disalurkan melalui KUR. Bagi calon pengguna atau pelaku usaha yang akan akses kredit melalui KUR juga malas akses KUR karena masih dipersyaratkan adanya agunan. Mereka masih menyukai pinjaman melalui BPR atau cukong cukong yang bersedia memberikan pinjaman dengan diangsur setelah terjadi penjualan. Akses KUR masih didominasi dari sector Jasa dan Kuliner. Sedangkan untuk industri masih jauh dari harapan. Pemerintah sendiri selama ini sejak tahun 2004 jarang membicarakan sector industri. Baru pada pertengahan tahun 2010 ini kembali membicarakan sector industri. Kecenderungan industri banyak yang tutup karena maraknya barang barang impor yang masuk sehingga pelaku industri beralih menjadi pedagang karena harganya lebih kompetitif. Rantai produksi di dalam negeri cukup tinggi disebabkan antara lain mulai dari sisi transportasi, listrik, BBM, suku bunga bank. Walaupun jumlah bank penyalur KUR ditambah ada kesan bank males salurkan KUR karena nambahi pekerjaan saja.

Soal KUR bank males karena nambahi pekerjaan, UKM males karena bunga masih tinggi. Padahal dalam tren pertumbuhan ekonomi pengaruh suku bunga turun pertumbuhan akan naik dapat di ikuti pada perbandingan BI rate dan pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi kita sangat dipengaruhi oleh tingkat suku bunga. Sementara itu tingkat bunga sangat tergantung pada laju inflasi. Di atas kertas KUR bagus namun implementasinya yang kurang. Tidak hanya dalam KUR saja tapi banyak lagi aturan aturan yang bagus tapi penerapannya yang amburadul.

 

Standarisasi Jasa Keuangan

Oktober 8, 2010

Dunia perbankan telah dikategorikan industri oleh Pemerintah. Sehingga dikaitkan dengan industri tentu orientasinya adalah keuntungan. Mengingat perbankan untuk membiayai operasionalnya seperti gaji karyawan, alat tulis kantor, pemeliharaan peralatan tentu berharap dari keuntungan yang diperoleh baik dari jasa pemberian kredit maupun usaha usaha lain. Maraknya usaha jasa keuangan mulai dari Bank, Koperasi, BPR, Pegadaian, BMT berlomba lomba menjadi terbaik dalam pelayanan terhadap nasabahnya. Usaha jasa keuangan perlu adanya suatu aturan yang ditetapkan dalam perundang undangan. Bahkan akhir akhir ini dibutuhkan suatu standarisasi bagi usaha perbankan guna melindungi konsumen yaitu para nasabah yang menjadi targetnya. Salah satu peristiwa terjadinya pembobolan rekening melaui ATM merupakan hal yang perlu diperhatikan guna kenyamanan nasabah dapat terjamin.

Keinginan perusahaan untuk dapat bersaing mendorong untuk senantiasa mencari dan mengembangkan cara yang lebih efektif dan efisien dalam merancang, memproduksi dan memasarkan berbagai produk yang berguna bagi masyarakat. Menyikapi hal tersebut senantiasa dituntut untuk mengembangkan produk baru. Selain inovasi dan teknologi tentu penting juga adanya standarisasi. Standar inilah yang membedakan produk dipasaran mana yang baik dan mana yang buruk. Jasa keuangan sangat dibutuhkan sebagai imbal baliknya konsumen juga menginginkan adanya akses dan keterjangkauan, ketersediaan, praktik yang adil dan pertanggunganjawab dalam jasa keuangan maupun informasi yang lebih baik.