Restrukturisasi Kredit UKM

Ada beberapa model restrukturisasi yang intensif yang banyak diminati oleh para pihak dalam menyelesaikan kredit macetnya.

a. Penyelesaian Tunai

Penyelesaian tunai adalah model yang relative lebih mudah dalam proses mediasi. Dengan model ini maka kreditur perlu memberikan insentif. Baik berupa potongan atas hutang pokok dan atau bunga atau denda sedangkan debitur diharapkan mempunyai cukup dana tunai untuk melakukan dana cash settlement tersebut.

b.  Penjadwalan Kembali

Jika cash settlement tidak mungkin dilakukan, antara lain debitur tidak mempunyai dana yang memadai untuk melunasi hutangnya dalam waktu dekat, maka penjadwalan kembali merupakan model yang dapat ditawarkan untuk penyelesaian kredit macet.

c.  Penyelesaian dengan penjualan aktiva

Aktiva yang dimaksud disini terutama aktiva yang dijadikan jaminan dalam pemberian kredit yang macet tersebut. Dengan model ini maka kesempatan yang perlu dibuat antara lain : kemungkinan debitur memperoleh insentif berupa potongan potongan, cara penjualan asset, tindakan yang harus dilakukan debitur jika nilai jual aktiva lebih rendah dari nilai hutang debitur, dan mengembalikan kelebihan nilai jual atas utang macet debitur.

d.  Litigasi lelang

Jika dalam beberapa kali pertemuan mediasi dalam rangka mediasi terdapat hal hal atau perbedaan yang cukup tajam atau prinsip. Meskipun cara ini dapat berlangsung lama dan mahal, namun merupakan jalan terbaik jika negoisasi memenuhi jalan buntu. Maka harus ada mekanisme yang memungkinkan debitur memperoleh kelebihan hasil lelang tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: